Kenali 6 Jenis Kekerasan Emosional pada Anak yang Dilakukan Orangtua Narsis

Kekerasan emosional bisa berdampak buruk bagi masa depan anak, hindari melakukan enam jenis kekerasan emosional ini agar anak bisa tumbuh dengan perasaan aman dan penuh cinta.

Kekerasan tidak hanya berbentuk fisik seperti pemukulan, ada bentuk kekerasan lain yang dampaknya lebih merugikan, yakni kekerasan emosional. Kekerasan emosional pada anak terjadi saat orangtua ingin agar anak selalu bergantung padanya, sehingga menggunakan segala cara agar anak tidak berpaling ke orang lain.

Siapa yang sering melakukan kekerasan emosional terhadap anak?

Selain bullyingsecara verbal di sekolah, anak bisa mendapatkan kekerasan emosional dari orangtua. Yang sering melakukan hal ini adalah tipe orangtua narsis, yang selalu ingin agar anak dekat dengannya, dan selalu bergantung padanya.

Orangtua narsis memiliki watak obsesif, posesif dan manipulatif. Ia melakukan segala cara agar anak tidak bisa mandiri, sehingga selalu bergantung pada orangtua.

Orangtua narsis juga seringkali memaksakan obsesi atau impian pribadinya terhadap anak, memaksa anak berperilaku dan berpenampilan sesuai keinginannya. Sehingga anak tidak memiliki kebebasan untuk menentukan apa yang ia sukai dan apa yang ia tidak sukai.

Jenis-jenis kekerasan emosional yang dilakukan orangtua narsis

Kekerasan emosional bisa berpengaruh buruk terhadap perkembangan mental anak, sehingga lebih baik dihindari. Mengacu pada The Minds Journal, berikut ini adalah 6 jenis kekerasan emosional yang sering dilakukan oleh orangtua narsis.

1. Penolakan

Orangtua narsis yang menampakkan perilaku penolakan terhadap anak, seringkali secara sadar atau tidak sadar membuat anak merasa bahwa dirinya tidak diinginkan. Parahnya lagi, tidak hanya dengan satu cara namun dengan berbagai macam cara.

Bersikap merendahkan anak, atau mengacuhkan kebutuhannya adalah salah satu tipe kekerasan emosional yang mungkin terjadi. Contoh lainnya ialah, menyuruh anak pergi, atau lebih parah lagi, memintanya enyah dari hadapan orangtua.

Memanggilnya dengan nama-nama yang tak pantas, mengatakan bahwa ia tidak berguna, menjadikan anak sebagai kambing hitam, atau menyalahkan dia atas masalah yang terjadi pada saudaranya atau masalah keluarga. Semua hal tersebut adalah kekerasan emosional yang sangat menyakitkan bagi anak.

Menolak untuk bicara atau memeluk anak yang masih kecil saat ia tumbuh, juga bisa dikategorikan sebagai kekerasan. Berikut adalah rincian perilaku penolakan yang bisa berdampak buruk bagi perkembang mental anak.

  • Kritik yang diberikan secara terus menerus
  • Memanggil dengan nama buruk
  • Mengatakan pada anak bahwa dia jelek
  • Membentak atau mengutuk anak
  • Terus-terusan merendahkan anak, seperti menjulukinya bodoh atau idiot
  • Candaan yang merendahkan
  • Mengucapkan kata-kata yang mempermalukan anak di depan orang lain
  • Menggoda anak mengenai penampilan fisik, atau berat badannya
  • Menyatakan penyesalan karena anak tidak terlahir dengan jenis kelamin yang berbeda
  • Menolak untuk memeluk atau menunjukkan sikap penuh kasih sayang
  • Dengan sengaja meninggalkan anak sendirian di rumah, atau di tengah keramaian
  • Tidak mengikutsertakan anak dalam aktivitas keluarga
  • Memperlakukan anak yang sudah besar (remaja atau dewasa muda) seperti anak kecil
  • Mengucilkan anak dari keluarga
  • Tidak mengijinkan anak membuat keputusan sendiri yang masuk akal

2. Mengabaikan anak/orangtua bersikap acuh

Orang dewasa yang memiliki masalah pada pemenuhan emosi, seringkali tidak mampu merespon kebutuhan emosional anak. Mereka tidak bisa menunjukkan keterikatan yang baik atau memberikan pengasuhan yang positif.

Mereka akan menunjukkan sikap tak tertarik pada sang anak, atau menahan kasih sayang mereka. Atau bahkan gagal untuk mengenali kehadiran anak mereka sendiri.

Seringkali, orangtua hanya hadir secara ragawi, namun secara emosional mereka tidak ada. Mereka tidak bisa merespon atau berinteraksi dengan anak, secara terus menerus. Hal ini merupakan kekerasan terhadap emosional dan psikologis anak.

Berikut ini adalah contoh perilaku pengabaian terhadap anak.

  • Tidak merespon perilaku spontan balita saat berada di kegiatan sosial
  • Tidak menunjukkan perhatian pada momen penting dalam kehidupan anak
  • Tidak peduli pada kegiatan sekolah anak, teman-temannya, dan lain-lain
  • Menolak untuk membicarakan aktifitas anak dan juga hal-hal yang menarik bagi anak
  • Merencanakan liburan atau kegiatan lain tanpa mengikutsertakan anak
  • Tidak menerima anak sebagai keturunan
  • Tidak memberikan perawatan kesehatan yang dibutuhkan anak seperti perawatan gigi dan sebagainya.
  • Tidak melibatkan diri pada keseharian anak
  • Gagal melindungi anak

kekerasan emosional terhadap anak

Mengabaikan anak dan menolak terlibat dalam kesehariannya adalah salah satu bentuk kekerasan emosional

3. Membuat anak menjadi gentar/memberikan teror pada anak

Orangtua yang menggunakan ancaman, bentakan, atau mengucapkan kata-kata kasar seperti mengutuk atau sumpah serapah, semua itu akan memberikan dampak serius yang merusak pada psikologis anak.

Mengancam, mengkritik, menghukum anak hanya karena anak menunjukkan emosi yang normal, adalah tindak kekerasan yang tidak dapat diterima. Meski dikeluarkan dalam bentuk kelakar, bisa membuat anak ketakutan dan terintimidasi. Inilah kekerasan emosional terburuk.

Mereka yang menyaksikan atau mendengar kekerasan yang terjadi di dalam sebuah rumah, namun tidak melakukan apapun, juga bisa dianggap sebagai pelaku.

Diantara teror yang bisa membuat anak menjadi gentar dan ketakutan ada di bawah ini:

  • Menggoda anak secara berlebihan
  • Berteriak, membentak, mengeluarkan sumpah serapah atau menakut-nakuti
  • Respon yang tidak terduga dan berlebihan pada perilaku anak
  • Ancaman verbal yang ekstrim, seperti akan membuang anak, mengancam akan menghancurkan benda favorit anak, mengancam membunuh peliharaan kesayangannya, mengancam mengusir anak dari rumah
  • Amukan marah yang berganti-ganti dengan sikap hangat
  • Mencaci maki anggota keluarga di depan anak, atau anak bisa mendengarnya dari ruangan lain
  • Memaksa anak menonton tayangan tak manusiawi
  • Membuat tuntutan-tuntutan yang tidak konsisten pada anak
  • Menampakkan emosi yang berubah-ubah di depan anak
  • Mempermalukan anak di depan publik

Sebuah survei melalui telepon pada tahun 1995 menyatakan bahwa saat usia anak mencapai 2 tahun, 90% keluarga telah menggunakan satu atau dua bentuk serangan psikologis pada 12 bulan belakangan.

4. Mengasingkan anak

Orangtua yang melakukan kekerasan dengan cara pengasingan, anak tidak akan diperbolehkan terlibat dalam kegiatan apapun dengan teman sebayanya. Mengurung bayi di kamar, tidak memberinya rangsangan apapun yang bisa membantu pertumbuhannya.

Mencegah anak remaja untuk ikut kegiatan ekstrakurikuler. Mengharuskan anak tetap berada di kamar sejak pulang sekolah hingga keesokan harinya, membatasi asupan makanannya. Atau memaksa anak mengasingkan diri dengan cara menjauhkannya dari teman dan keluarga.

Hal-hal seperti ini bisa sangat merusak dan dianggap sebagai kekerasan emosional, bergantung pada situasi dan tingkat keparahan.

kekerasan emosional terhadap anak

Mengasingkan anak dari dunia luar juga merupakan saah satu bentuk kekerasan emosional

Perilaku dan sikap berikut ini termasuk dalam kategori pengasingan, yang menjadi kekerasan emosional terhadap anak.

  • Meninggalkan anak sendirian dalam waktu lama
  • Menjauhkan anak dari keluarga
  • Tidak membolehkan anak memiliki teman, ataupun berinteraksi dengan anak lain
  • Memastikan anak memiliki sikap dan penampilan berbeda dari rekan sebayanya
  • Menuntut untuk belajar atau melakukan tugas secara berlebihan
  • Mencegah anak berpartisipasi dalam kegiatan di luar rumah
  • Menghukum anak karena dia mengikuti kegiatan sosial bersama teman

4. Memberi pengaruh buruk pada anak

Orangtua yang memberi pengaruh buruk pada anak dengan memperlihatkan kepada mereka perilaku buruk seperti mengonsumsi alkohol, narkoba, sikap buruk pada binatang, memperlihatkan konten seksual yang tidak pantas, atau terlibat dalam tindakan kriminal seperti mencuri, penyerangan, judi, dan lain-lain.

Mendorong anak yang masih di bawah umur untuk melakukan hal-hal terlarang adalah kekerasan, dan harus dilaporkan kepada polisi. Berikut adalah pengaruh buruk orangtua yang dikategorikan kekerasan emosional.

  • Memuji atau memberi hadiah saat anak melakukan bullying atau perilaku melecehkan kepada orang lain, mencuri, atau berbohong. Juga saat anak melakukan kegiatan seksual atau kekerasan
  • Mengajarkan anak untuk bersikap rasis, bias etnik dan fanatik terhadap suku atau agama sendiri
  • Mendorong anak untuk bersikap kasar saat melakukan kegiatan olahraga bersama teman
  • Memberi anak narkoba, alkohol dan barang ilegal lainnya

6. Eksploitasi

Eksploitasi anak bisa berbentuk manipulasi atau aktifitas yang dipaksakan, tanpa mempedulikan kebutuhan anak untuk berkembang. Contohnya, meminta anak berumur 8 tahun untuk bertanggung jawab menyiapkan makan malam keluarga, hal ini tidak patut dilakukan.

Memberi tanggung jawab pada anak melebihi kemampuan dan usianya, atau menggunakan anak untuk mendapatkan keuntungan. Hal ini disebut kekerasan. Berikut adalah bentuk eksploitasinya.

  • Mengharapkan anak kecil dan balita untuk tidak menangis adalah keliru
  • Marah saat balita tidak bisa berkembang sesuai umurnya termasuk kekerasan emosional
  • Menuntut anak untuk menjaga adiknya yang lebih kecil, atau malah merawat orangtuanya
  • Menyalahkan anak atas perilaku salah yang dilakukan saudaranya
  • Memberi tanggung jawab yang tidak masuk akal pada anak
  • Mengharapkan anak menjadi tulang punggung keluarga
  • Mendukung anak untuk berpartisipasi dalam pornografi
  • melakukan kekerasan seksual pada anak atau remaja

***

Itulah keenam jenis kekerasan emosional yang dilakukan terhadap anak, bila Anda secara tak sadar telah melakukannya, segera hentikan. Bila melihat tetangga atau orang terdekat melakukannya, laporkan.

Anak berhak untuk tumbuh dengan perasaan bebas, mandiri, dan merasa dicintai. Bila sejak dini ia telah menerima kekerasan baik secara emosional maupun fisik, perkembangan mentalnya akan terganggu, dan ia bisa menjadi orang berperilaku buruk di masa depan.

Mari, stop kekerasan pada anak dengan cara apapun.

Artikel by :

https://id.theasianparent.com/6-jenis-kekerasan-emosional-pada-anak/

KPAI : Komisi Perlindungan Anak Indonesia

Advertisements

Hand Wash Scrubs Station Ukuran khusus 3 Person plus 2 Person “Aqsha Medika”

Aqsha Medika Group dalam memenuhi permintaan pengadaan peralatan penunjang ruang operasi yaitu Hand Wash Scrubs Station 5 Person dengan ukuran khusus yang dapat di gunakan untuk 5 orang petugas sekaligus yang terdiri dari 2 bagian sisi (3 person plus 2 person) dengan sistim pengoperasian otomatis di Rumah Sakit Marinir KKO Cilandak Jakarta Selatan.

Scrub Station Ruang Operasi Rumah Sakit merek Aqsha Medika adalah mesin cuci tangan steril untuk dokter bedah dan petugas medik pelaksana operasi di rumah sakit.

Scrub Station Ruang Operasi Rumah Sakit merek Aqsha Medika terbuat dari bahan Stainless Steel 304 dengan kualitas dan mutu terbaik yang dilengkapi mesin dengan teknologi terbaru yang sudah sesuai standar PERMENKES RI dan sudah melalui uji laboratorium kesehatan lingkungan.

Scrub Station  Ruang Operasi Rumah Sakit merek Aqsha Medika tersedia dalam beberapa ukuran yang dapat dipergunakan untuk 1 orang, 2 orang, 3 orang, 4 orang sampai 5 orang petugas pelaksana operasi.

Scrub Station Ruang Operasi Rumah Sakit merek Aqsha Medika tersedia dalam 3 macam type yaitu : Scrub Station Manual Pedal Operated, Scrub Station Automatic Sensor Operated dan Scrub Station Manual Automatic dengan fungsi ganda. Tersedia juga opsional tambahan seperti : Digital Timer Adjuster dan Thermostatix Mixing Valve.

 

Dalam proses pengerjaan Hand Wash Scrubs Station di Ruang Operasi Rumah Sakit Marinir Cilandak Jakarta Selatan, tahap awal adalah melakukan survey ruangan yang akan dipasang alat atau mesin cuci tangan steril dengan melakukan pengukuran, setelah itu kami buatkan gambar rancangan sesuai permintaan dari pihak rumah sakit. Setelah di setujui kamipun mulai melakukan proses produksi.

Selanjutnya adalah bagaimana kami membongkar westafel yang lama untuk dipasang dengan mesin atau alat cuci tangan steril ruang operasi yang baru, yaitu dengan melakukan kerjasama dengan petugas di Instalasi Bedah Rumah Sakit Marinir Cilandak jakarta Selatan, dimana proses pembongkaran westafel yang lama dengan pemasangan mesin atau alat cuci tangan steril yang baru tidak terlalu mengganggu proses berjalannya jadwal operasi di Rumah Sakit. Dan pada waktu yang tersedia kami mulai melakukan pembongkaran westafel yang lama dan memasang mesin atau alat cuci tangan steril yang baru sekaligus melakukan uji fungsi dan merapikan kembali daerah yang sudah dibongkar secepatnya, agar proses pelaksanaan kegiatan operasi dapat berjalan kembali seperti pada normalnya.

Demikianlah sekilas proses pengadaan mesin atau alat Hand Wash Scrubs Station pesanan khusus dari Ruang Operasi Rumah Sakit Marinir Cilandak Jakarta Selatan. Tersedia juga produk peralatan penunjang Instalasi Bedah Rumah Sakit, Puskesmas maupun Klinik yang lain seperti : Pintu Hermetik Ruang Operasi, Pass Box Ruang Operasi, Air Shower Ruang Operasi, Hepa-Filter Ruang Operasi, Vynil Lantai Ruang Operasi, Meja Operasi, Pendant, Lampu Operasi, DC-Shock, Mesin Anestesi dan Ventilator dsb.

Untuk informasi produk, brosur dan harga jual mesin cuci tangan steril ruang operasi rumah sakit (Hand Wash Scrubs Station) pesanan ukuran khusus maupun standar produk Scrub Station 1 Person, 2 Person, 3 Person, 4 Person dan 5 Person baik Manual, Automatic maupun Manual-Automatic dari merek Aqsha Medika, silahkan menghubungi :

Kontak Person : Tn. M. Fadel Aqsha R,

HP (WhatsApp) : 082254825710 / 081382750006,

Email : aqshamedika@gmail.com/

Website :

http://aqshamedika.com/

https://aqshamedika.blogspot.com/

https://aqshamedika.wordpress.com/

 

Scrub Station 2 Person | Scrub Up Automatic and Manual Operating System

Scrub Station atau Scrub Up adalah mesin cuci tangan bagi dokter bedah dan petugas medik yang ikut membantu dalam proses operasi atau pembedahan di instalasi kamar bedah/ ruang operasi rumah sakit, Puskesmas atau Klinik Bedah. Scrub Station atau Scrub Up biasanya terletak di depan atau disamping instalasi kamar bedah/ ruang operasi rumah sakit.

Berdasarkan hasil uji laboratorium kesehatan yang dilakukan dibeberapa rumah sakit pada instalasi kamar bedah ternyata untuk penggunaan automatic hand dryer atau pengering tangan otomatis sudah tidak dianjurkan, hal ini dikarenakan dari beberapa hasil uji laboratorium kesehatan lingkungan bahwa dari hembusan udara panas yang dikeluarkan hand dryer automatic atau pengering tangan otomatis tersebut dapat memicu berkembangnya bakteri pathogen dan jamur.  Adapun saran yang dianjurkan berdasarkan hal tersebut sebagai penggantinya menggunakan kotak tisu hypo-allergenic atau cukup hanya dengan mengibas-ngibaskan tangan dalam proses mengeringkan tangan yang sudah dicuci dari mesin cuci tangan tersebut dan setelah itu baru menggunakan sarung tangan operasi.

Aqsha Medika Group berhasil mengembangkan teknologi terbaru di tahun 2018 untuk produk SCRUB STATION atau SCRUB UP berdasarkan hasil uji LAB KESLING dan sesuai standard PERMENKES RI dengan opsional fitur tambahan seperti Digital Timer for Water Consumption Controle dan Soap Level Consumption Controle. SCRUB STATION atau SCRUB UP “Aqsha Medika Group” tersedia dalam beberapa model, mulai  dari 1 person, 2 person, 3 person sampai 4 person.

Adapun spesifikasi produk SCRUB STATION 2 PERSON atau SCRUB UP 2 PERSON merek Aqsha Medika adalah sebagai berikut :

SCRUB STATION / SCRUP UP 2 PERSON AUTOMATIC AND MANUAL OPERATING SYSTEMS

Spesifikasi :

1.  Dimensi : (P)1600 x (L)650 x (T)1850mm

2. Konstruksi Bodi : Plat stainless steel dengan tebal 1,2mm

3. Autoclavable

4. Food Grade Material

5. Automatic Switch Cut-off

6. Automatic Liquid Dispenser (1 Liter)

7. U.V. Sterilizer

8. Pre Filter Threatment

9. Micro Controller

10. Round Curved Bowl Sink

11. Drain : Trap System

12. Power Supply : 220 Volt / 50 Watt

13. Opsional :

       – Pedal Operated

       – Digital Timer Adjuster

       – Thermostatic Mixing Valve

Cara pemasangan SCRUB STATION atau SCRUB UP sebagai berikut :

  1. Mempersiapkan tempat atau lokasi dimana akan diletakkan SCRUB STATION atau SCRUB UP.

  2. Menyediakan sambungan pipa air bersih, air kotor dan saklar listrik yang jarak dan tingginya sudah kami tentukan.

  3. Setelah terinstal selanjutnya akan dilaksanakan proses uji fungsi.

  4. Scrub Station atau Scrub Up sudah dapat digunakan.

Scrub Station 2 Person atau Scrub Up 2 Person merek Aqsha Medika memiliki jaminan purna jual (Garansi) dan after sale service selama 1 (satu) tahun.

Selain itu kami juga menyediakan beberapa peralatan lain untuk di ruang O.K seperti : Meja Operasi, Mesin Anestesi, Pasien Monitor, Electric Couter, Instrument Bedah, DC-Shock, Pendant dan lain-lainnya.

Untuk pemesanan barang, brosur dan harga jual berikut spesifikasi produk Scrub Station 2 Person atau Mesin Scrub Up 2 Person baik Automatic, Manual Pedal berikut peralatan lainnya untuk di ruang operasi/ kamar bedah rumah sakit, silahkan menghubungi customer service kami :

Kontak Person : Bonita Yuanti Dewi,

HP (WhatsApp) : 082254825710 / 081382750006,

Email : aqshamedika@gmail.com,

Twitter : https://twitter.com/AqshaMedika,

Facebook : https://facebook.com/aqsha.medika,

Website : http://www.aqshamedika.com

<a class=”twitter-timeline” href=”https://twitter.com/AqshaMedika?ref_src=twsrc%5Etfw”>Tweets by AqshaMedika</a> https://platform.twitter.com/widgets.js

Jual Trolley Loundry dan Linen Trolley Stainless Steel “Aqsha Medika Group”

Fungsi Trolley Laundry atau Linen trolley adalah kereta dorong untuk mengumpulkan dan mengangkut kain sprei, selimut / bed cover, sarung bantal, gorden, taplak meja dan lain-lainnya atau pakaian kotor maupun pakaian bersih sebelum atau sesudah di cuci dari atau menuju ruang tempat cuci gosok setrika (Loundry and Linen Room).

Adapun produk Trolley Loundry atau Linen Trolley bahan pipa Stainless Steel dengan kantong dari kain kanvas/ terpal/ parasut anti bocor merek Aqsha Medika adalah sebagai berikut :

Trolley Laundry atau Linen trolley Stainless Steel

Spesifikasi :

  • Bahan rangka : Pipa Plat Stainless Steel

  • Bahan kantong : Kain kanvas/ terpal/ Parasut

  • Roda penggerak : 4 roda dengan 2 pengunci

  • Ukuran roda : 4 inchi

  • Ukuran dimensi : 90x60x75cm

Aqsha Medika Group adalah Pusat Grosir Toko Produsen Distributor Furniture Hospital yang menjual aneka macam jenis trolley untuk kebutuhan Rumah Sakit, Hotel, Restoran, Pabrik dan lain-lain dengan bahan dan kualitas terbaik seperti : Trolley Loundry, Linen Trolley, Trolley Instrument, Trolley USG, Trolley EKG, Trolley Bandara, Trolley Obat , Troley Emergency dan lain-lain. Kami juga dapat memproduksi aneka trolley dengan bahan plat pipa baja maupun stainless steel sesuai pesanan yang di inginkan (Customize).

Untuk pemesanan barang, brosur dan harga jual produk Trolley Loundry atau Linen Trolley bahan pipa Stainless Steel dengan kantong dari kain kanvas/ terpal/ parasut anti bocor merek Aqsha Medika silahkan menghubungi :

Kontak Person : Tn. M. Fadel Aqsha R
Mobile (WhatsApp) : 082254825710 / 081382750006
Email : aqshamedika@gmail.com
Facebook :
https://facebook.com/aqsha.medika.9
Twitter : https://twitter.com/AqshaMedika

Website :
http://aqshamedika.com/
https://aqshamedika.wordpress.com/
https://aqshamedika.blogspot.com/

Kursi Medis Multifungsi 3-in-1 | Kursi Donor Darah, Kursi Hemodialisa dan Kursi Phlebotomy

PT. Aqsha Medika Group adalah perusahaan penyalur alat kesehatan medis – furniture rumah sakit – alat peraga phantom – produk DAK BKKBN – reagensia dan bahan kimia serta bahan habis untuk kebutuhan di Rumah Sakit, Puskesmas, Klinik, Sekolah Kesehatan dan Kedokteran, Pusat Pelatihan dan Homecare dengan pemasaran melalui online dan offline ke seluruh Indonesia.

Pada kali ini kami ingin menawarkan produk Furniture Rumah Sakit untuk kebutuhan di PMI (Palang Merah Indonesia), yaitu Kursi Donor Darah (Blood Transfusion Chair), di Klinik Hemodialisa Center (Cuci Darah) yaitu Kursi Hemodialisa (HemodialiChair), di Laboratorium Klinik Rumah Sakit dan Puskesmas yaitu Kursi Ambil Sampel Darah (Phlebotomy Chair) yang nyaman bagi pasien yang dilengkapi sandaran tangan, tempat gelas, sandaran kaki, foot steep dan tiang stainless steel untuk monitor televisi mini sebagai hiburan pasien agar tidak jenuh.

Produk Kursi Donor Darah PMI ini harganya sangat murah dan terjangkau namun fasilitas kenyamanannya sama seperti kursi hemodialisa elektrik, bentuk sofa yang lembut menjadi inspirasi kami agar para donatur darah merasa nyaman dan tidak merasakan letih dikarenakan fasilitas kenyaman dan kemudahan dari kursi donor darah ini. Selain itu Produk Kursi kami ini juga dapat dipergunakan sebagai Kursi Hemodialisa (Haemodialysa Chair) dan Kursi Phlebotomy (Phlebotomy Chair).

Untuk informasi mengenai produk, brosur dan daftar harga berikut spesifikasi dan pemesanan khusus customize untuk kursi multifungsi ( kursi donor darah PMI/ Kursi Hemodialisa/ Kursi Phlebotomy ) ini silahkan menghubungi customer care kami dengan :

Kontak Person : Tn. M. Fadel Aqsha R,
Mobile (WhatsApp) : 082254825710 / 082253087262
Email : aqshamedika@gmail.com
Twitter : https://twitter.com/AqshaMedika
Facebook : https://facebook.com/aqsha.medika.9
Website :
http://www.aqshamedika.com
https://aqshamedika.blogspot.com/
https://aqshamedika.wordpress.com/

Cari Ranjang Pasien Elektrik Furniture Rumah Sakit Plus Baki Makan

Aqsha Medika Groups adalah perusahaan Penyalur Alat Kesehatan Medis – Furniture Kantor dan Rumah Sakit – Alat Peraga Pendidikan Kesehatan – Reagensia – Bahan Kimia – Bahan Habis Pakai – Produk DAK BKKBN – Peralatan Penunjang Apotik dan Farmasi RS dengan wilayah pemasaran melalui Online dan Offline sampai ke seluruh wilayah di Indonesia.

Anda mencari Hospital Bed Electric ? Perusahaan kami jual-beli sewa : Ranjang Pasien Elektrik, Ranjang Rumah Sakit Elektrik, Tempat Tidur Pasien Elektrik, Tempat Tidur Rumah Sakit Elektrik, Hospital Bed Electric, Bed Pasien Elektrik, yang dilengkapi dengan baki makan pasien, matras dan tiang infus.

Adapun spesifikasi Ranjang Pasien Elektrik Plus Baki Makan Pasien adalah sebagai berikut :

– Model : AMG-102EBA

– Penggerak Motor : MOTECK

– Pelindung Kepala dan Kaki : ABSORB PLASTIC

– Pelindung Samping : Siderail Alumunium

– Roda Penggerak : 4 buah dengan 4 pengunci roda

– Berat Bersih : 107 kg,

– Berat kotor : 114 kg,

– Dimensi : 228 X 100 X 38 cm

– Aksesoris :

  > 1 buah Tiang infus dengan 4 lubang posisi

  > Baki makan pasien yang dapat diletakkan diatas siderail alumunium

Cara pemasangan sangat mudah dan gampang :

1. Buka packing kemasan kardus Ranjang Pasien Elektrik.

2. Putuskan setiap tali plastik klem yang memiliki lidah yang terdapat pada plastik ABS pelindung kepala dan kaki, tiang infus, kabel remote kontrol. (Perhatian : Jangan putuskan tali plastik klem yang sudah terputus lidahnya).

2. Ambil plastik kemasan yang terdiri dari 1 buah kunci L dan 10 buah baut L.

3. Pasang baut roda penggerak kemasing-masing roda dengan 2 buah baut dan putar baut dengan menggunakan kunci L sampai kencang.

4. Pasangkan plastik ABS pelindung kepala dan kaki dengan membuka kancing plastik kemudian masukkan plastik ABS pelindung kepala dan pelindung kaki.

5. Pasangkan tiang infus pada lubang yang terdiri dari 4 posisi sesuai keinginan.

6. Letakkan matras diatas tempat tidur pasien.

7. Letakkan baki makan pasien diatas siderail alumunium.

8. Colok listrik penggerak ranjang pasien elektrik.

9. Ranjang pasien elektrik anda sudah dapat digunakan !

Demikianlah spesifikasi dan cara pemasangan produk ranjang pasien elektrik merek Aqsha Medika, untuk info pemesanan barang, brosur dan harga jual silahkan menghubungi :

Kontak Person : Tn. M.Fadel Aqsha R,

Mobile (WhatsApp) : 082254825710 / 082253087262,

Email: aqshamedika@gmail.com,

Twitter : https://twitter.com/AqshaMedika,

Website : http://www.aqshamedika.com

Phantom Persalinan Model Keterampilan Lanjutan | Advanced Maternity Examination Model DM-GP6631

Aqsha Medika Group ~ General Trade Online adalah Produsen dan Distributor Indonesia untuk Alat Peraga Phantom Kebidanan, Keperawatan, Analis Kesehatan, Perawatan Gigi, Kesehatan Lingkungan, Elektromedik di Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes)dan Kedokteran.

ADVANCED MATERNITY EXAMINATION MODEL

ITEM NO : DM-GP6631
Fitur :
– Tubuh wanita hamil, tekstur hidup
– Ukuran uterus yang dapat disesuaikan dan posisi embrio
– Struktur kerangka standar, memungkinkan pengukuran panggul eksternal
– Suara jantung janin yang dapat disesuaikan pada kisaran 60-200 denyut / menit, stetoskop dan speaker opsional
– Perawatan payudara
– Praktek Manuver Leopold
– Pemantauan jantung janin

Untuk pemesanan, penawaran harga jual, brosur dan spesifikasi serta daftar harga Alat Peraga Phantom merek Doctor Medicinae, General Doctor, Leardal, 3B, Gaumar, Amstrong, Prestan, Vimetecsa dan My-Life silahkan menghubungi :

Kontak Person : Tn. Fadel Aqsha R,
Mobilephone : 082254825710 / 082253087262,
Telpon kantor : 0213912902 / 0213912905,
Email : aqshamedika@gmail.com
Twitter :
https://twitter.com/AqshaMedika
Website :
https://aqshamedika.com/

Daftar Harga dan Brosur silahkan lihat di :